DEWAS API Banyuwangi Evaluasi Kinerja Dan Perkuat Strategi 2026
23-02-2026
09:53:10
Indonesia
Admin: Humas API Banyuwangi
Penyematan Brevet Jungle & Sea Survival oleh Direktur API Banyuwangi (Foto: Humas API Banyuwangi)
Banyuwangi — Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi kembali menyelenggarakan kegiatan Jungle & Sea Survival 2025 yang menjadi bagian penting dalam kurikulum pembentukan karakter dan keterampilan dasar penerbang. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis, 6 November hingga Sabtu, 8 November 2025, bekerja sama dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Banyuwangi.
Pelatihan Jungle & Sea Survival bertujuan membekali para taruna dengan kemampuan bertahan hidup di alam liar dan di laut dalam kondisi darurat penerbangan. Program ini mengajarkan peserta untuk tanggap, disiplin, dan mampu mengambil keputusan cepat di bawah tekanan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pelatihan berbasis pengalaman (experiential learning), yang menuntut setiap taruna untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya di medan sesungguhnya.
Sebanyak 35 taruna dan taruni dari berbagai program pendidikan mengikuti kegiatan ini, terdiri dari Diploma III Penerbang Sayap Tetap Angkatan VII, Diploma III Operasi Pesawat Udara Angkatan VI Alpha dan Bravo, dan Non Diploma Penerbang Sayap Tetap Angkatan XXVI Alpha dan Bravo.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur I API Banyuwangi, Bapak Dr. Prasetyo Iswahyudi, S.T., M.M., pada Kamis, 6 November 2025 pukul 09.00 WIB di Kampus API Banyuwangi. Dalam amanatnya, beliau menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan ketahanan mental dalam menghadapi setiap situasi darurat penerbangan.
“Melalui kegiatan ini, taruna diharapkan memiliki kemampuan bertahan hidup sekaligus jiwa kepemimpinan yang kuat. Pelatihan ini bukan hanya tentang teknik bertahan, tetapi juga tentang membangun karakter, kerja sama, dan tanggung jawab,” ujar Wakil Direktur I dalam sambutannya.
Sementara itu, Direktur API Banyuwangi, Bapak Dr. Capt. Daniel D. Rumani, M.M., M.A. hadir menutup kegiatan pada Sabtu, 8 November 2025, sekaligus memberikan apresiasi atas keberhasilan seluruh rangkaian pelatihan.
“Pelatihan ini membuktikan komitmen API Banyuwangi dalam membentuk penerbang yang tidak hanya cakap terbang, tetapi juga siap menghadapi segala kondisi darurat dengan ketenangan dan profesionalisme,” tutur Direktur dalam sambutan penutupan.
Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi utama, yaitu:
Pelatihan berlangsung selama tiga hari penuh. Hari pertama diisi dengan pembekalan teori keselamatan penerbangan, hari kedua difokuskan pada latihan di medan hutan dan laut, sedangkan hari ketiga diisi dengan praktik penyelamatan gabungan dan evaluasi kegiatan.
Setiap sesi dipimpin langsung oleh instruktur dari BASARNAS Banyuwangi dan tim pengasuh Pusat Pembangunan Karakter (PUSBANGKAR) API Banyuwangi. Tim medis dari kedua instansi juga disiagakan di lokasi untuk memastikan keselamatan seluruh peserta.
Selama kegiatan Jungle & Sea Survival, peserta menerima beragam materi teori dan praktik yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan bertahan hidup, antara lain:
Rangkaian materi ini diberikan secara bertahap dan terintegrasi, menggabungkan teori, praktik, serta simulasi situasi nyata agar taruna dapat memahami pentingnya keselamatan dan kerja sama tim.
Sebagai lembaga pendidikan tinggi vokasi di bawah Badan Pengembangan SDM Perhubungan, Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI, API Banyuwangi berkomitmen untuk membentuk calon penerbang profesional yang unggul secara kompetensi, mental, dan karakter.
Pelatihan Jungle & Sea Survival menjadi sarana penting dalam membangun budaya keselamatan (safety culture) di dunia penerbangan. Kolaborasi dengan BASARNAS Banyuwangi juga menjadi bentuk sinergi nyata antara dunia pendidikan dan lembaga penyelamat nasional dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kondisi darurat penerbangan.
Upacara penutupan pada Sabtu, 8 November 2025 ditandai dengan laporan kegiatan, evaluasi hasil latihan, serta penyerahan sertifikat kepada perwakilan peserta. BASARNAS Banyuwangi menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan dan semangat para taruna yang menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan.
Direktur API Banyuwangi menutup kegiatan dengan pesan:
“Kegiatan ini adalah investasi karakter. Apa yang kalian pelajari di sini bukan hanya untuk lulus diklat, tetapi untuk bekal hidup dan tanggung jawab sebagai penerbang profesional.”
API Banyuwangi berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama berkelanjutan dengan BASARNAS Banyuwangi dalam bidang pendidikan dan pelatihan keselamatan penerbangan.
Hak Cipta © 2013 - 2026 Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi