Berita

API Banyuwangi Resmikan Program Pengabdian Kepada Masyarakat melalui Pemasangan Paving Blok di Pantai Blimbingsari

Image

Pemotongan Pita oleh Direktur API Banyuwangi sebagai bentuk simbolis peresmian Program PKM (Foto: Humas API Banyuwangi)

Banyuwangi - Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi meresmikan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pemasangan Paving Blok untuk Akses Aktivitas Masyarakat Nelayan di Pantai Blimbingsari” pada Kamis, 18 Desember 2025. Program ini menjadi wujud nyata komitmen API Banyuwangi dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penguatan infrastruktur dasar yang berdampak langsung dengan pemasangan Paving Blok sepanjang 125 meter dan lebar 2 meter.

 

Kegiatan ini dihadiri dan diresmikan langsung oleh Direktur API Banyuwangi Bapak Dr. Capt. Daniel D. Rumani, M.M., M.A., Perwakilan Dinas Perikanan Bapak Anang, Camat Blimbingsari Bapak Teddy Radiansyah, Kepala Desa Blimbingsari Bapak Lukman Sanjaya, Komandan Pos TNI-AL Pantai Blimbingsari Bapak Didi, Wakil Direktur I Bapak Dr. Prasetyo Iswahyudi, ST., M.M., Kepala Bagian Administrasi Akademik, Umum dan Fasilitas Pendidikan API Banyuwangi Bapak Andung Luwihono, S.Si.T, S.T., M.M, Koordinator Subbagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan, Bapak Kukuh Tri Prasetyo, S.AP., M.M., Koordinator Subbagian Fasilitas Pendidikan Bapak Panji Firdaus, S.E., M.Si, serta Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat API Banyuwangi Bapak Dr. Miko Andi Wardana, ST, M.Si. Turut hadir pula perangkat desa dan perwakilan komunitas nelayan Pantai Blimbingsari sebagai mitra pelaksana sekaligus penerima manfaat program. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun lingkungan pesisir yang lebih baik.

 

Program PkM ini difokuskan pada pemasangan paving blok di jalur akses utama aktivitas nelayan di kawasan Pantai Blimbingsari. Jalur tersebut selama ini menjadi lintasan penting bagi masyarakat dalam melakukan kegiatan bongkar-muat hasil tangkapan laut, mobilitas harian, serta aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pesisir. Dengan adanya paving blok, akses jalan yang sebelumnya kurang nyaman dan rentan berlumpur kini menjadi lebih tertata, aman, dan mudah dilalui.

 

Pantai Desa Blimbingsari dipilih sebagai lokasi kegiatan karena perannya yang strategis sebagai pusat aktivitas nelayan dan UMKM pinggir pantai, sekaligus kawasan yang berbatasan langsung dengan Bandar Udara Internasional Blimbingsari. Penataan akses ini diharapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan pesisir yang lebih rapi dan fungsional.

 

Program ini memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya meningkatkan aksesibilitas bagi nelayan dan pelaku UMKM agar aktivitas bongkar-muat, distribusi, serta penjualan dapat berlangsung lebih efisien. Selain itu, penguatan infrastruktur dasar ini diharapkan mampu mendorong ketahanan ekonomi lokal dengan menciptakan lingkungan usaha yang lebih mendukung. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi implementasi peran sosial perguruan tinggi melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.

 

Pelaksanaan program dilakukan melalui tahapan yang terencana, mulai dari survei lokasi, perencanaan tata letak paving, pengadaan material, hingga proses pemasangan yang melibatkan tim teknis API Banyuwangi bersama warga setempat. Rangkaian kegiatan ditutup dengan seremoni peresmian dan serah terima hasil pekerjaan kepada perwakilan masyarakat desa. Sebagai bagian dari keberlanjutan program, dilakukan pula sosialisasi terkait pemeliharaan paving blok agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

 

Dengan terealisasinya program ini, dampak positif mulai dirasakan oleh masyarakat, antara lain berkurangnya risiko kerusakan peralatan akibat kondisi akses yang sebelumnya kurang memadai, meningkatnya kelancaran proses bongkar-muat, serta bertambahnya kenyamanan pengunjung dan pembeli di area UMKM pesisir. Ke depan, API Banyuwangi berencana melakukan monitoring dan pembinaan lanjutan, termasuk pelatihan pengelolaan UMKM dan penguatan ekonomi masyarakat, guna memastikan manfaat program tetap berkelanjutan dan terus berkembang.