Tingkatkan Standar Keselamatan, API Banyuwangi Luluskan 15 Instruktur AirNav Bersertifikat ICAO
01-05-2026
17:10:34
Indonesia
Admin: Humas API Banyuwangi
Team Pendirian Loka Diklat Banyuwangi (Dok: Istimewa)
Banyuwangi — Kualitas lembaga pendidikan pilot di Indonesia tidak kalah dengan sekolah negeri. Sebagai contoh, dua lembaga pendidikan penerbangan milik pemerintah, yakni Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, Tangerang, Banten, dan Loka Pendidikan dan Pelatihan Penerbang Banyuwangi, Jawa Timur.
Menurut Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Yudhi Sari Sitompul, kedua lembaga pendidikan penerbangan tersebut telah berstandar internasional. Hal tersebut, lanjutnya, sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas para calon penerbang Tanah Air.
"Seiring dengan meningkatnya maskapai penerbangan di dalam negeri, pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan dan kualitas pilot. Terbaru, kami membangun sekolah penerbangan di Banyuwangi," ujar Yudhi, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Minggu (1/12/2013). Dia menyebut, langkah ini merupakan sebuah terobosan, mengingat lebih dari 60 tahun pemerintah hanya memiliki satu sekolah tinggi penerbangan, yakni STPI Curug. Padahal kebutuhan sumber daya pilot terus meningkat.

Very Flight Socata TB-10 untuk Armada Loka Diklat Banyuwangi (Dok: Istimewa)
"Pembangunan Loka Diklat Penerbang Banyuwangi sebagai komitmen kami dalam memenuhi kebutuhan pilot nasional. Kami mencatat, Indonesia sedikitnya membutuhkan 1.800 pilot hingga 2015 mendatang," terangnya. Yudhi mengungkap, selain dua lembaga pendidikan pilot milik pemerintah, pihaknya juga mengawasi 13 sekolah swasta. Kurikulum, kualitas pengajar, dan fasilitas pada sekolah tersebut diwajibkan sesuai dengan standar penerbangan yang ditetapkan pemerintah.
Saat ini, STPI Curug baru dapat mencetak 150 orang penerbang. Jumlah tersebut akan ditingkatkan agar mampu mencukupi kebutuhan pilot di Indonesia. Untuk itu, STPI telah menambah 18 pesawat latih Piper Warrior dan sedang mencari area pelatihan baru. Mengingat tingginya biaya pendidikan penerbangan, pemerintah memberikan subisidi bagi siswa-siswi terbaik untuk mendapatkan pendidikan pilot di lembaga tersebut.
Hak Cipta © 2013 - 2026 Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi