Tingkatkan Standar Keselamatan, API Banyuwangi Luluskan 15 Instruktur AirNav Bersertifikat ICAO
01-05-2026
17:10:34
Indonesia
Admin: Humas API Banyuwangi
Penyambutan Tim Penilai Nasional KEMENPAN-RB (Foto: Humas API Banyuwangi)
Banyuwangi, 2 Oktober 2025 – Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi, sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi vokasi di bawah naungan Kementerian Perhubungan, melaksanakan Evaluasi Lapangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK). Evaluasi ini diselenggarakan pada Kamis, 2 Oktober 2025 pukul 12.00 hingga 17.30 WIB di Kampus API Banyuwangi, dengan menghadirkan Tim Penilai Nasional dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

Prosesi Penyambutan Tim Penilai Nasional Kementerian PANRB dengan Semangat Yel-Yel Integritas (Foto: Humas API Banyuwangi)
Kegiatan evaluasi ini merupakan bagian dari rangkaian pembangunan Zona Integritas (ZI) yang sedang dijalankan oleh API Banyuwangi. Tujuannya adalah memastikan bahwa upaya reformasi birokrasi yang digagas benar-benar terimplementasi di lapangan, sesuai standar nasional dan berorientasi pada pelayanan publik yang bersih, profesional, dan transparan.
Evaluasi lapangan ini melibatkan berbagai unsur penting, baik dari internal kementerian maupun lembaga terkait. Tim Penilai Nasional KemenPANRB sebagai pelaksana utama evaluasi. Tim ini memiliki mandat resmi untuk menilai kesiapan instansi pemerintah dalam membangun Zona Integritas dan menentukan kelayakan suatu instansi memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Inspektur II dan Inspektur Investigasi dari Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan yang turut hadir untuk memastikan sinergi antara kebijakan reformasi birokrasi di tingkat kementerian dengan implementasi di unit pelaksana teknis, Perwakilan Bagian SDMO Sekretariat BPSDM Perhubungan yang memberikan dukungan teknis sekaligus memastikan bahwa pembangunan Zona Integritas sejalan dengan program pengembangan sumber daya manusia transportasi nasional, serta Pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa API Banyuwangi sebagai bagian dari komponen internal yang dinilai langsung terkait pelaksanaan integritas, pelayanan publik, dan budaya kerja bersih.
Keterlibatan multi-pihak ini menunjukkan bahwa evaluasi lapangan bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi proses serius yang menyentuh seluruh lini organisasi, mulai dari tata kelola kelembagaan hingga perilaku sehari-hari sivitas akademika.

Pelepasan Benih Lele sebagai Program Ketahanan Nasional (Foto: Humas API Banyuwangi)
Kegiatan inti berupa Evaluasi Lapangan Zona Integritas menuju WBK. Proses ini mencakup: peninjauan langsung terhadap sarana dan prasarana layanan publik yang tersedia di API Banyuwangi. Tim penilai memastikan bahwa setiap layanan, baik administrasi maupun akademik, dapat diakses dengan mudah, cepat, dan transparan, pemaparan progres pembangunan Zona Integritas oleh manajemen kampus, termasuk pencapaian, inovasi, dan langkah strategis yang dilakukan untuk mendukung budaya integritas, wawancara dan diskusi dengan pegawai serta mahasiswa untuk memperoleh gambaran nyata mengenai penerapan nilai-nilai antikorupsi, kedisiplinan, dan pelayanan publik di lingkungan kampus, dan pemeriksaan dokumen dan sistem manajemen yang berkaitan dengan reformasi birokrasi, transparansi, akuntabilitas, dan pencegahan korupsi.
Hasil dari proses ini akan menjadi bahan pertimbangan apakah API Banyuwangi layak memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) atau masih perlu peningkatan di beberapa aspek.

Visitasi ke Propeller Shop milik API Banyuwangi (Foto: Humas API Banyuwangi)
Evaluasi dilaksanakan pada hari Kamis, 2 Oktober 2025, dimulai pukul 12.00 hingga 17.30 WIB di Kampus Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi, yang berlokasi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Banyuwangi dipilih bukan hanya sebagai lokasi kampus, tetapi juga sebagai simbol bahwa reformasi birokrasi tidak hanya berfokus di pusat pemerintahan, melainkan juga merata hingga ke daerah. Kehadiran Tim Penilai Nasional di kampus daerah membuktikan bahwa seluruh unit kerja, termasuk lembaga pendidikan vokasi, memiliki peran penting dalam pembangunan budaya integritas nasional.
Evaluasi lapangan Zona Integritas menuju WBK memiliki urgensi strategis. Ada beberapa alasan mengapa kegiatan ini sangat penting bagi API Banyuwangi maupun bagi masyarakat luas: Membangun Tata Kelola yang Bersih dan Akuntabel, API Banyuwangi berkomitmen untuk menciptakan sistem tata kelola yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Dengan evaluasi ini, lembaga dapat memastikan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi nyata dalam pelaksanaan sehari-hari, meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Predikat WBK identik dengan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan transparan. Hal ini berarti mahasiswa dan masyarakat memperoleh layanan pendidikan serta administrasi tanpa hambatan birokrasi yang berbelit, meningkatkan Kepercayaan Publik, Masyarakat cenderung menaruh kepercayaan yang lebih tinggi kepada lembaga yang terbukti memiliki integritas. Dengan demikian, lulusan API Banyuwangi akan mendapatkan nilai tambah di dunia kerja karena berasal dari lembaga yang kredibel dan berkomitmen pada integritas, mendorong Budaya Integritas di Kalangan Mahasiswa, Sebagai calon profesional di bidang penerbangan, mahasiswa API Banyuwangi harus dibekali dengan nilai-nilai disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab. Pembangunan Zona Integritas menjadi media pendidikan karakter yang konkret dan aplikatif, dan bagian dari Reformasi Birokrasi Nasional, Pemerintah Indonesia sedang gencar mendorong terciptanya birokrasi yang adaptif, efisien, dan berintegritas. Evaluasi di API Banyuwangi menjadi bagian dari strategi nasional dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih di semua lini, termasuk sektor pendidikan vokasi transportasi.
Evaluasi lapangan ini dilakukan dengan pendekatan komprehensif dan partisipatif. Tim penilai tidak hanya memeriksa dokumen, tetapi juga mengamati budaya kerja secara nyata di lingkungan kampus. Beberapa metode yang digunakan antara lain: Observasi langsung terhadap pelayanan administrasi, mulai dari pendaftaran mahasiswa hingga proses akademik dan layanan umum, Dialog interaktif dengan pegawai dan mahasiswa untuk menggali persepsi serta pengalaman mereka terkait pelayanan publik yang diterima, Pemeriksaan sistem digital yang digunakan dalam manajemen kampus, apakah sudah mendukung keterbukaan informasi, efisiensi, serta akuntabilitas, dan Evaluasi inovasi pelayanan yang telah dilakukan, misalnya penerapan aplikasi berbasis teknologi, simplifikasi prosedur, dan penerapan standar pelayanan minimal.
Pendekatan holistik ini memastikan bahwa penilaian tidak hanya bersifat formalitas, tetapi benar-benar mencerminkan kualitas integritas yang dibangun oleh API Banyuwangi.

Pemaparan Hasil Visitasi Lapangan Bersama Tim Penilai Nasional KEMENPANRB (Foto: Humas API Banyuwangi)
Untuk memperjelas dampak positif dari pembangunan Zona Integritas, manfaatnya dapat dilihat dari tiga sudut pandang utama: Bagi Lembaga, meningkatkan citra dan reputasi API Banyuwangi sebagai institusi pendidikan penerbangan yang professional, memperkuat disiplin kerja, kejujuran, dan tanggung jawab pegawai, dan mendorong transparansi dalam pengelolaan keuangan, administrasi, dan pelayanan publik, Bagi Mahasiswa/i, lingkungan belajar yang adil, bersih, dan bebas pungutan liar, layanan administrasi dan akademik yang lebih cepat, mudah, dan jelas serta rasa bangga menjadi bagian dari lembaga yang menjunjung tinggi integritas, dan Bagi Masyarakat dan Stakeholder, pelayanan publik yang ramah, transparan, dan berkualitas, proses layanan yang jujur, tanpa praktik kecurangan, dan meningkatkan kepercayaan terhadap lulusan API Banyuwangi sebagai tenaga kerja yang profesional dan berintegritas tinggi.
Dengan terlaksananya evaluasi lapangan ini, API Banyuwangi menegaskan kembali komitmennya untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Lebih dari sekadar status administratif, predikat ini menjadi simbol dedikasi seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya integritas. Ke depan, API Banyuwangi berharap dapat: Menjadi role model bagi lembaga pendidikan vokasi lainnya dalam membangun Zona Integritas, Terus meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi dan inovasi, Menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga unggul dalam integritas, profesionalisme, dan etika kerja, dan Berkontribusi lebih besar dalam mencetak SDM penerbangan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Evaluasi lapangan Zona Integritas menuju WBK di API Banyuwangi bukanlah akhir, melainkan langkah penting menuju tata kelola organisasi yang bersih, transparan, dan akuntabel. Proses ini sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap API Banyuwangi sebagai lembaga pendidikan penerbangan unggulan yang profesional dan berdaya saing global.

Foto Bersama di Akhir Sesi Kegiatan (Foto: Humas API Banyuwangi)
Dengan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, sivitas akademika, hingga masyarakat, cita-cita mewujudkan birokrasi yang bersih dan pelayanan publik yang berkualitas di dunia pendidikan vokasi penerbangan akan semakin nyata.
Hak Cipta © 2013 - 2026 Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi