Berita

Supervisi Diklat Penerbang Polri Digelar di API Banyuwangi

Image

API Banyuwangi dan POLRI di Ruang Rapat Lantai II Gedung Utama (Foto: Humas API Banyuwangi)

Banyuwangi — Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya sebagai institusi pendidikan vokasi unggulan di bidang penerbangan dengan menyambut kedatangan Tim Supervisi dari Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri. Kegiatan supervisi ini merupakan bagian integral dari kerja sama pelatihan penerbang untuk program Private Pilot License (PPL) dan Instrument Rating (IR) Tahun Ajaran 2025, yang secara khusus ditujukan bagi personel kepolisian udara.

 

Kehadiran tim supervisi dari Korpolairud Baharkam Polri disambut dengan penuh penghormatan oleh Andung Luwihono, S.Si.T., S.T., M.M., selaku Kepala Bagian Administrasi Akademik, Umum, dan Fasilitas Pendidikan API Banyuwangi, yang dalam kesempatan tersebut mewakili pimpinan akademi. Momen penyambutan ini menjadi awal dari rangkaian kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat namun tetap menjunjung tinggi nilai profesionalisme, kolaborasi, serta komitmen bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pelatihan calon penerbang nasional.

 

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, hadir pula sejumlah pejabat internal akademi, antara lain Wakil Direktur I, Koordinator Subbagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan, Kepala Pusat Pembangunan Karakter, Kepala Unit Pelatihan, Kepala Unit Pengembangan Usaha, Kepala Unit Operasi Terbang, serta Chief of Flight Instructor, bersama beberapa perwakilan unit strategis lainnya di lingkungan API Banyuwangi.

 

Kabag AAUF API Banyuwangi bersama Kabagbagkatprof Korpolairud Baharkam Polri (Foto: Humas API Banyuwangi)

 

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses pendidikan dan pelatihan yang dijalani para siswa dari Korpolairud berjalan sesuai dengan standar keselamatan, prosedur operasional, serta ketentuan kurikulum yang telah disepakati bersama. Supervisi difokuskan pada evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas pengajaran, kesiapan instruktur, kecukupan sarana dan prasarana, serta capaian akademik dan praktik siswa selama program berlangsung.

 

Pelatihan PPL dan IR yang dijalankan oleh API Banyuwangi bukan sekadar membentuk kompetensi teknis penerbangan, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai bagian dari tugas kenegaraan dalam menjaga kedaulatan udara dan perairan Indonesia.

 

Kegiatan supervisi ini melibatkan sejumlah pejabat penting dari Korpolairud Baharkam Polri, yang hadir langsung untuk meninjau dan berdiskusi terkait pelaksanaan pelatihan. Di antara pejabat yang hadir adalah Kombes Pol. Mochamad Zainul, S.I.K., M.H. - Kepala Bagian Pembinaan Karier dan Profesi (Kabagbagkatprof) Korpolairud Baharkam Polri, AKBP Ruddy Steve Pangau, S.H., M.M. - Kepala Seksi Materi Khusus (Kasi Metsus) Subdirektorat Potensi Kedirgantaraan, Direktorat Kepolisian Udara (Subditpotdirga Ditpoludara), AKBP Baskoro Pramudito, S.E. - Kepala Subbagian Operasi dan Pengajaran Latihan (KasubbagOpsjarlat) Bagkatprof Korpolairud, dan AKBP Stefanus Timonora W. A., S.H., M.Tr.A.P. - Kepala Subbagian Pengelolaan Latihan dan Pengembangan Profesi (KasubbagGlatbangprof) Bagkatprof Korpolairud.

 

Supervisi di Ruang Rapat Lantai II Gedung Utama API Banyuwangi (Foto: Humas API Banyuwangi)

 

Dalam forum evaluasi, para pejabat ini memberikan berbagai masukan konstruktif, termasuk penekanan khusus mengenai pentingnya disiplin siswa dalam menjalani pendidikan di API Banyuwangi. Salah satu perwira menyampaikan bahwa, “Disiplin bukan hanya bagian dari tata tertib pendidikan, melainkan inti dari keselamatan dan profesionalisme di kokpit. Setiap penerbang membawa tanggung jawab besar, baik sebagai pilot maupun sebagai anggota kepolisian. Ketepatan waktu, ketegasan dalam prosedur, dan kemampuan mengambil keputusan dalam tekanan, semuanya berawal dari kebiasaan disiplin yang ditanamkan sejak masa pendidikan.”

 

Masukan ini menjadi catatan penting bagi pengelola akademi, bahwa selain aspek teknis dan akademik, penguatan karakter dan kedisiplinan siswa tetap menjadi prioritas utama dalam seluruh rangkaian pembelajaran dan pelatihan.

 

Kegiatan berlangsung selama dua hari, dimulai pada Kamis, 17 Juli 2025 hingga Jumat, 18 Juli 2025, dan terpusat di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Utama API Banyuwangi. Agenda utama meliputi sesi paparan, evaluasi progres, serta peninjauan langsung terhadap fasilitas pelatihan seperti simulator, ruang kelas, hanggar, dan area apron tempat pelatihan terbang dilaksanakan.

 

Kegiatan ini sekaligus menjadi momen penting bagi API Banyuwangi untuk menampilkan kesiapannya dalam menjalankan program pelatihan yang berbasis standar keselamatan internasional, serta ditunjang dengan teknologi modern dan sumber daya manusia yang kompeten.

 

Sebagai institusi yang berada di bawah naungan Badan Pengembangan SDM Perhubungan, Kementerian Perhubungan RI, API Banyuwangi memiliki peran strategis dalam mendidik penerbang profesional, baik dari kalangan sipil maupun lembaga negara. Dalam kerja sama dengan Korpolairud, akademi ini dipercaya untuk membentuk personel penerbang yang siap menjalankan misi-misi taktis di udara, termasuk patroli, pengawasan wilayah perairan, serta penugasan kemanusiaan dan darurat.

 

Kegiatan supervisi ini menjadi bukti nyata dari transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga mutu pendidikan yang berdampak langsung pada keamanan dan ketertiban nasional.

 

Melalui supervisi ini, kedua pihak sepakat untuk terus memperkuat sinergi kelembagaan. Evaluasi bersama menjadi dasar bagi perbaikan berkelanjutan, baik dari sisi akademik, operasional, maupun pengembangan infrastruktur pelatihan. Tim supervisi menyampaikan apresiasi terhadap profesionalisme yang ditunjukkan API Banyuwangi, mulai dari kesiapan sarana-prasarana hingga pendekatan pendidikan yang menekankan pembentukan karakter dan integritas.

 

Sebaliknya, pihak akademi menyambut baik masukan dan saran dari Korpolairud sebagai bahan refleksi untuk peningkatan mutu dan penyesuaian program sesuai kebutuhan tugas-tugas strategis di lapangan.

 

Pelaksanaan Supervisi dihadiri siswa PPL+IR dari Polisi Udara (Foto: Humas API Banyuwangi)

 

Supervisi program PPL dan IR ini lebih dari sekadar agenda tahunan ini adalah bagian dari perjalanan panjang untuk membangun SDM unggul, andal, dan siap menjaga wilayah udara serta perairan Indonesia. Dengan sinergi antara lembaga pendidikan dan institusi penegak hukum, diharapkan ke depan akan lahir lebih banyak penerbang yang profesional, berintegritas, dan siap mengabdi untuk bangsa.

 

API Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis dalam mencetak kader penerbang negeri, demi mewujudkan sistem pertahanan dan keselamatan udara yang tangguh serta adaptif di tengah dinamika global.