Berita

API Banyuwangi dan POLRI Bahas Kerja Sama Pendidikan Penerbangan dalam Rapat Pokja di Jakarta

Image

Rapat POKJA antara API Banyuwangi dan POLRI (Dok: Istimewa)

Jakarta Selatan — Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) bersama Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi menyelenggarakan rapat Kelompok Kerja (Pokja) untuk membahas perjanjian kerja sama dalam bidang pendidikan dan pelatihan penerbang. Pertemuan ini berlangsung pada Selasa, 8 Oktober 2024, di Ruang Rapat Baharkam Polri, Jakarta Selatan.

 

Rapat ini dipimpin oleh Kepala Bagian Kerma Robinopsnal Baharkam Polri, Komisaris Besar Polisi Harun Yuni, S.I.K., dan didampingi oleh Kepala Divisi Pengembangan Usaha API Banyuwangi, Capt. Demmy Setyo Wiyono. Selain itu, turut hadir sejumlah pejabat dari lingkungan Polri, antara lain Kombes Pol Edward Indrawarman dan AKBP Yoga Priyahutama, serta perwakilan dari Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi.

 

Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan dan penyepakatan rancangan perjanjian kerja sama (PKS) antara Polri dan API Banyuwangi. Kerja sama ini secara khusus ditujukan untuk menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan penerbang bagi anggota Polri, dengan fokus pada lisensi Private Pilot License (PPL) dan Commercial Pilot License (CPL).

 

Pembahasan poin-poin penting kerjasama (Dok: Istimewa)

 

Poin-poin penting yang dibahas mencakup Pertukaran data dan informasi strategis antara kedua lembaga, Pelaksanaan program pendidikan penerbangan yang terstruktur, Pemanfaatan fasilitas dan sarana prasarana milik masing-masing pihak, Pengaturan teknis pelatihan sesuai dengan regulasi dan standar keselamatan penerbangan sipil.

 

Perjanjian ini tidak hanya menjadi dasar hukum kerja sama, tetapi juga sebagai wujud komitmen dalam mendukung peningkatan kapasitas personel Polri, khususnya di bidang kedirgantaraan.

 

Rapat dilaksanakan di kantor pusat Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri, tepatnya di Ruang Rapat Baharkam, Jakarta Selatan. Lokasi ini menjadi tempat strategis untuk menggelar pembahasan yang bersifat nasional antara instansi kepolisian dan lembaga pendidikan penerbangan negeri.

 

Kegiatan ini digelar pada hari Selasa, tanggal 8 Oktober 2024, sebagai bagian dari agenda lanjutan yang telah dirancang sebelumnya untuk mempererat sinergi antar-instansi dalam bidang pendidikan penerbangan.

 

Kerja sama ini memiliki urgensi strategis. Dalam era modernisasi institusi kepolisian, kebutuhan terhadap personel dengan kemampuan multi-disiplin, termasuk keahlian dalam bidang aviasi, semakin meningkat. Melalui kerja sama ini, Polri dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusianya melalui pendidikan formal di API Banyuwangi yang telah diakui secara nasional dan internasional dalam melahirkan penerbang-penerbang profesional.

 

Selain itu, kolaborasi ini juga memberikan manfaat bagi API Banyuwangi dalam memperluas jejaring kelembagaan dan memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi vokasi di bidang penerbangan.

 

Rapat berjalan dalam suasana formal namun konstruktif, dengan pembahasan mendalam mengenai pasal-pasal penting dalam rancangan perjanjian kerja sama. Kedua belah pihak menyepakati bahwa naskah perjanjian akan segera melalui tahapan verifikasi oleh Divisi Hukum (Divkum) Polri guna memastikan aspek legal dan kesesuaian regulasi.

 

Perjanjian ini direncanakan akan ditandatangani oleh Kepala Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Kakorpolairud) Baharkam Polri sebagai pihak pertama dan Direktur API Banyuwangi sebagai pihak kedua. Masa berlaku kerja sama ditetapkan untuk jangka waktu tiga tahun sejak penandatanganan, dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dan evaluasi bersama.

 

Kesiapan teknis dan administratif kerjasama (Dok: Istimewa)

 

Kegiatan ini diakhiri dengan kesepakatan bersama bahwa tindak lanjut dan implementasi program pelatihan akan dilakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan kesiapan teknis dan administratif masing-masing pihak.

 

Dengan kesepakatan ini, Polri dan API Banyuwangi menunjukkan komitmen bersama dalam membangun sumber daya manusia unggul, khususnya di sektor aviasi kepolisian, demi mendukung tugas-tugas pengamanan dan pelayanan masyarakat yang semakin kompleks dan dinamis.