Focus Group Discusion Pembangunan Infrastruktur SDM Penerbangan

Focus Group Discusion Pembangunan Infrastruktur SDM Penerbangan

No. Siaran Pers: HM.101/2/04/BP3B-19

Banyuwangi – Rabu (27/03), Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang Banyuwangi (BP3B) menggelar acara Focus Group Discusion (FGD) dengan tema Pembangunan Infrastruktur SDM Penerbang Dalam Rangka Pemenuhan Kebutuhan SDM Operator Penerbangan. Acara tersebut dibuka oleh Ibu Umiyatun Hayati Triastuti selaku Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan. Selain itu kegiatan FGD juga di hadiri oleh Ibu Sri Lestari Rahayu, SH., LLM selaku Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Perhubungan, para Operator Penerbangan, Sekolah Penerbangan, para Stake Holder, serta para Orang Tua / Wali Taruna BP3B, dan segenap Taruna-Taruni BP3B.

Kegiatan yang di gelar di Ball Room Hotel Aston Banyuwangi dibagi menjadi dua sesi. Pada sesi pertama di jelaskan mengenai regulasi yang bekaitan dengan dunia penerbangan dengan narasumber yang menjadi pembicara kali ini antara lain Ir. Agus Santoso, M.Sc, Bapak Kikin Asikin selaku Kasubdit Personil Lisensi Perawatan dan Lisensi Pengoperasian Pesawat Udara dan bertindak sebagai moderator pada sesi pertama adalah Ibu Sri Lestari Rahayu. Sedangkan pada sesi kedua, Narasumber yang menjadi pembicara adalah Capt. Win Warsono selaku Kepala Seksi Lisensi Personil Pengoperasian Pesawat Udara, Capt. Martein Malik selaku Human Capital Management PT. Garuda Indonesia, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi selaku Managing Director PT. Lion Mentari Airlines dan Pongky Majaya selaku Direktur PT. Smart Cakrawala Aviation. Pada sesi ini bertindak sebagai moderator yaitu Capt. Ahmad Hariri selaku Kepala Seksi Penyelenggara Diklat.

Diskusi kali ini membahas hal-hal yang berkaitan dengan regulasi hingga karir para pilot di Indonesia khususnya pilot ab initio. Dalam paparannya Capt. Henry Roland Sitorus menjelaskan hal-hal yang menjadi penghambat bagi para lulusan sekolah pilot dalam berkarir antara lain yaitu, pertumbuhan lapangan pekerjaan yang kurang seimbang, rentang waktu training, budget training dan kesiapan SDM. Dalam hal ini Capt. Henry Roland Sitorus memberikan beberapa pesan bagi para calon pilot untuk menyiapkan diri sendiri agar disiplin dalam belajar meskipun dalam kondisi belum bekerja dan harus memotivasi diri sendiri dan tidak bergantung pada pemerintah maupun lembaga luar, satu hal yang perlu menjadi perhatian lebih yaitu harus handal dalam menggunakan bahasa inggris.

Melalui FGD ini para taruna – taruni calon pilot juga mendapatkan pembekalan serta edukasi dan tips bagaimana menjalani test nantinnya untuk bergabung dengan maskapai-maskapai penerbangan diantaranya yaitu tips untuk memenangkan interview dimana para taruna harus mempersiapkan license logbook, medical certificate yang masih berlaku, ijazah akademik lainya, dan juga curriculum vitae. Selain itu juga hal lain yang harus dipersiapkan adalah pengetahuan tentang perusahaan yang sedang dilamar, sering berlatih menjawab soal interview, jujur dalam menjawab soalan serta pengetahuan mengenai dunia Aviasi terbaru.

Acara FGD ditutup dengan Gala Dinner bersama tamu undangan dan Para taruna beserta keluarga dengan menampilkan mascot BP3 banyuwangi “Cak Tangi” Cak adalah panggilan kepada laki-laki di jawa timur sedangkan Tangi bermakna Tangguh, Amanah, Bernilai, Gagah dan Berintegeritas yang menggambarkan Taruna Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi selain itu acara gala dinner juga dimeriahkan oleh penampilan ibu dharmawanita persatuan banyuwangi menarikan tarian maumere, band taruna dan ditutup dengan penampilan dari Anji.

HUMAS BP3B
Jurnalis: Lintang dan Rizky Ocsera
Fotografer: Bayu
E-mail: icpa.bwi@gmail.com
Instagram: banyuwangibp3
Twitter: @PilotSchoolBP3B
Facebook: Pilot Muda Bwi
Youtube: BP3B CINEMA

Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang Banyuwangi
Komplek Bandara International Banyuwangi Jln. Agung Wilis Dusun Krajan Rogojampi – Banyuwangi